Kamis, 30 Agustus 2012

sepak bola II


Sepak bola.


Sepak bola adalah olahraga menggunakan bola yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 orang. Memasuki abad ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia.Sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola kulit ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.
Secara umum hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam daerah gawangnya, sedangkan 10 pemain lainnya hanya diijinkan menggunakan seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki untuk menendang, dada untuk mengontrol, dan kepala untuk menyundul bola. Tim yang mencetak gol lebih banyak pada akhir pertandingan adalah pemenangnya. Jika hingga waktu berakhir masih berakhir imbang, maka dapat dilakukan undian, perpanjangan waktu maupun adu penalty tergantung dari format penyelenggaraan kejuaraan.

Sejarah Permainan Sepak Bola

Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak abad ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Cina. Di masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil. Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari. Di Italia permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.
Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari. Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365. Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola. Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah. Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola. Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola. Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia. Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.

Peraturan permainan sepak bola

Untuk memudahkan memahami peraturan sepak bola, penulis mencoba mengambil inti sari peraturan permainan sepak bola PSSI tahun 1982. Adapun peraturan-peraturan mencakup empat komponen besar sehingga perlu dibahas satu per satu.

1. Peraturan tentang lapangan permainan
a. Permukaan lapangan rata.
b. Bentuk lapangan empat persegi panjang, panjang garis samping 100-110 meter dan garis gawang 64-75 meter.
c. Tanda-tanda perbatasan setebal 12 cm.
d. Daerah gawang, panjang ke sebelah kanan dan kiri tiang gawang 5,5 meter dan lebar 5,5 meter.
e. Daerah hukuman, panjang ke sebelah kanan dan kiri tiang gawang 16,5 meter dan lebar 6,5 meter.
f. Busur lingkaran dan lingkaran tengah, jari-jarinya 9,15 meter.
g. Daerah sudut, jari-jarinya 1 meter dan tiang bendera sudut minimum 1,5 meter.
h. Titik penalti, jaraknya sejauh 11 meter dari titik tengah tiang gawang.
i. Gawang-gawang, tinggi gawang 2,44 meter, lebar mistar gawang 7,32 meter dan garis tengah tiang dan mistar gawang 12 meter.

2. Peraturan tentang bola
a. Bentuk bola bulat.
b. Lingkaran bola 68-71 cm.
c. Bahan bola terbuat dari karet, kulit, atau bahan lain yang sejenis dan tidak membahayakan.
d. Berat bola 396-453 gram.
e. Tekanan udara bola 0,60-0,70 atmosfer.
f. Warna bola jelas terlihat.
g. Dalam pertandingan resmi, bola yang digunakan adalah bola panitia yang telah memenuhi standar.
h. Jika bola hilang atau kempes, maka akan diganti dengan bola cadangan dari panitia pada saat bola keluar lapangan.

3. Peraturan tentang jumlah pemain
Jumlah pemain dari tiap-tiap regu maksimal 11 orang dan minimal 7 orang yang salah satunya penjaga gawang. Selama pertandingan berlangsung, pemain tidak diperkenankan meninggalkan lapangan kecuali seizin wasit. Pergantian pemain selama permainan sebanyak 3 kali dari lima orang pemain cadangan yang terdaftar.

4. Peraturan tentang lama permainan
Permainan dilakukan dua babak, tiap babak lama waktunya 45 menit. Waktu istirahat di antara kedua babak selama 5-10 menit. Pada babak tambahan lama waktunya 2x15 menit. Tambahan waktu terjadi karena adanya waktu terbuang oleh insiden yang terjadi pada saat permainan. Lamanya tambahan waktu ini ditentukan oleh wasit. Sesaat waktu permainan akan berakhir dan terjadi tendangan, maka tendangan itu tetap dilakukan. Jika pada babak pertama waktunya kurang dari 45 menit, sisa waktunya akan dilanjutkan sesudah istirahat sebelum babak kedua dengan posisi gawang tetap sama.

Teknik Dasar Permainan Sepak Bola


1.     Menendang Bola
   Pemain Sepak bola harus mampu melakukan gerakan menendang bola dengan baik dan benar sesuai dengan fungsi atau bagian kaki yang akan digunakan. Pada dasarnya cara menendang bola dapat dibedakan menjadi empat, yaitu:
a.     teknik menendang dengan kaki bagian dalam,
b.    teknik menendang bola dengan punggung kaki,
c.     teknik menendang dengan punggung kaki bagian dalam, dan
d.    teknik menendang dengan punggung kaki bagian luar.

a.     Teknik menendang dengan kaki bagian dalam
          Teknik menendang dengan kaki bagian dalam dapat dilakukan sebagai berikut:
1). Sikap Permulaan
   Posisi badan lurus dengan bola. Salah satu kaki menumpu di samping bola dengan ujung kaki mengarah ke depan serta lututnya sedikit ditekuk dan badan agak condong ke depan. Kaki sepak (tendang) dibuka keluar selebar 90o hingga mata kaki mengarah ke depan bola. Pandangan dipusatkan pada bola yang akan ditendang. Kedua lengan menjaga keseimbangan.
2). Gerakan
   Kaki tendang ditarik ke belakang, kemudian diayunkan ke depan mengenai bola dengan menggunakan kaki bagian dalam tepat pada titik pusat tendangan hingga bola bergerak ke depan.
3). Sikap akhir
   Gerakan selanjutnya diikuti oleh gerak lanjut dari kaki tendang yang diimbangi anggota tubuh lainnya. Kesalahan yang sering terjadi adalah:
a). sikap badan kaki;
b). kaki tumpu tidak di samping bola;
c). badan kurang condong ke depan;
d). tidak diikuti gerak lanjut.

b.    Teknik menendang bola dengan punggung kaki bagian dalam
   Teknik menggunakan punggung kaki dapat dilakukan sebagai berikut.
1). Sikap permulaan
   Sikap badan di belakang bola yang menyudut ± 30o. Kemudian, pada saat akan menendang bola tumpuan kaki harus di samping bola yang berjarak sekepal tangan. Bersamaan dengan mengayun kaki tendang bola ke belakang. Badan sedikit condong ke depan dan kedua lengan menjaga keseimbangan. Pandangan dipusatkan ke bola.



2). Gerakan
   Pada saat kaki tendang mengayun ke depan, kaki mengarah ke bola, pergelangan kaki di titik tengah, ujung kaki selangkah ke samping bawah, kemudian bola ditendang tepat pada sasaran titik pusat tendangan.
3). Sikap Akhir
   Sikap akhir tendangan diikuti oleh gerak lanjut kaki tenang yang diikuti anggota badan seluruhnya.


c.     Menendang bola dengan punggung kaki
   Teknik menendang dengan punggung kaki adalah sebagai berikut:
1). Sikap permulaan
   Pemain berdiri agak ke belakang di samping bola dengan jarak kaki tumpu lebih kurang sekepal tangan. Kemudian, gerak kaki tendang ke belakang lurus dengan bola. Pandangan ke arah tendangan.
2). Gerakan
   Dengan mengayunkan dan menggerakkan kaki tendanglah bola sekuat-katnya ke depan dengan menggunakan punggung kaki.
3). Sikap akhir
   Sikap akhir dari tendangan diikuti dengan gerak lanjut kaki tendang dan diikuti oleh anggota tubuh lainnya.

2.     Mengontrol Bola
   Mengontrol bola adalah suatu upaya untuk menguasai bola sebelum bola dihentikan oleh kaki. Dalam upaya mengontrol bola pemain harus dalam kondisi siap dengan pengamanan yang tepat agar dapat menguasai bola sepenuhnya. Setelah bola tersebut terkontrol dengan baik, bola baru dihentikan.
   Menghentikan bola dapat dilakukan dengan cara:
a.     menghentikan bola dengan telapak kaki;
b.    menghentikan bola dengan punggung kaki;
c.     menghentikan bola dengan dada;
d.    menghentikan bola dengan paha;
e.     menghentikan bola dengan perut.

a.     Mengontrol dan menghentikan bola dengan telapak kaki
   Sebelum menghentikan bola dengan telapak kaki, pemain terlebih dahulu mengontrol dan mendekati bola yang sedang bergerak. Bola tersebut dihentikan dengan telapak kaki, dengan cara mnyongsong bola yang datang, kemudian telapak kaki ditarik ke belakang bersamaan dengan datangnya bola.
b.    Menghentikan bola dengan punggung kaki
   Pada umumnya menghentikan bola dengan punggung kaki dilakukan jika bola jatuh dari udara. Cara menghentikan bola dengan punggung kaki sebagai berikut:
1). pemain bergerak ke arah bola,
2). tepat di bawah bola melambung, angkatlah kaki ke depan atas yang digerakkan untuk menghentikan bola dengan punggung kaki,
3). tahan bola dengan menggunakan punggung kaki dengan sedikit sentuhan atau tarikan,
4). bola jatuh di antara kedua kaki.

c.     Menghentikan bola dengan dada
Cara menghentikan bola dengan dada sebagai berikut.
1). Pemain mengontrol bola yang melayang dengan cermat,
2). majulah untuk menjemput bola,
3). dalam posisi seimbang, dada dibuka lebar dan kedua tangan melebar,
4). tahan bola tepat di dada dengan sedikit sentuhan atau tarikan ke belakang,
5). bola jatuh di antara kedua kaki.

d.    Menghentikan bola dengan paha
   Cara menghentikan bola menggunakan paha adalah sebagai berikut
1). pemain mengontrol dan mengamati bola yang melayang di udara.
2). pemain bergerak ke arah datangnya bola.
3). tempatkan tubuh di bawah datangnya bola dalam posisi seimbang.
4). angkat salah satu kaki yang akan digunakan, kemudian tekuk lutut hingga bidang datar paha berada tepat di bawah lambungan bola.
5). dengan sedikit sentuhan, bola dihentikan dengan paha.
6). bola jatuh di antara dua kaki.

e.     menghentikan bola dengan perut
   Menahan bola dengan menggunakan perut dapat dilakukan apabila posisi bola melayang di atas tanah.
   Caranya sebagai berikut.
1). amati pergerakan bola yang melayang.
2). bergerak ke depan menjemput bola.
3). dengan menjaga keseimbangan, tahan bola dengan menggunakan perut dengan sentuhan atau menarik perut ke belakang dan jatuhkan bola di antara kedua kaki.




3.     Menggiring Bola
   Menggiring bola adalah suatu gerakan membawa bola dengan menggunakan kaki untuk menuju daerah pertahanan lawan dan untuk mengelak penjagaan lawan.
   Ada beberapa cara menggiring bola, yaitu menggiring bola menggunakan punggung kaki bagian dalam dan menggiring bola menggunakan punggung kaki bagian luar.
a.     Menggiring bola menggunakan punggung kaki bagian dalam
   Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
   1). Sikap permulaan
          Posisi badan agak condong ke depan punggung kaki bagian dalam dekat bola, paha sedikit ditekuk dan kaki kiri digunakan untuk bertumpu. Letak kaki tumpudi samping bola dengan sedikit lutut dan kedua lengan menjaga keseimbangan.
   2). Gerakan
          Pemain bergerak ke depan sambil menggiring bola, kaki dan bola sekali-kali bersentuhan, dan kedua kaki selalu dekat dengan bola. Sesuaikan irama langkah dengan bola.

b.    Menggiring bola menggunakan punggung kaki bagian luar
   Caranya adalah sebagai berikut:
   1). Sikap permulaan
          Salah satu kaki ditempatkan di depan dengan pergelangan kaki sedikit diputar ke dalam, lutut agak ditekuk, dan kaki lainnya sebagai tumpuan. Sikap badan sedikit condong ke depan dan berat badan berada di kaki belakang dengan kedua lengan bergantung rileks.
   2). Gerakan
          Pemain bergerak ke depan dengan kedua kaki selalu berdekatan dengan bola. Persentuhan bola dengan kaki tepat pada kaki bagian luar.















4.     Menyundul Bola
   Menyundul bola adalah suatu upaya mengambil bola yang melayang di udara dengan menggunakan kepala.
   Daerah  perkenaan bola dan kepala pada saat akan melakukan sebuah sundulan adalah kening, karena kening merupakan bagian yang terkuat dari kepala.
a.     Menyundul dengan awalan melompat
   Cara menyundul dapat dilakukan sebagai berikut:
1). Sikap permulaan
   Pemain berdiri dalam posisi seimbang menghadap sasaran. Pandangan mengarah dan mengontrol bola yang berada di udara.
2). Gerakan
   Bergeraklah mendekati bola setelah berjarak satu meter antar kepala dan bola, lalu melompat untuk melakukan sundulan dengan menguatkan leher. Sundulan bola dilakukan dengan kepala atau kening. Mendaratah dengan tumpuan kaki.
b.    Menyundul bola tanpa awalan
   Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
1). Sikap Permulaan
   Pemain berdiri dalam posisi seimbang menghadap ke arah bola y7ang datang. Kedua kaki dibuka sejajar bahu dan pandangan ke arah bola. Kedua lengan terbuka ke samping tetapi rileks.
2). Gerakan
   Bola kira-kira satu meter di depan kepala dengan melengkungkan sedikit ke belakang otot leher. Kemudian, gerakan bola ke depan sehingga kepala menyundul bola.



5.     Merebut bola dari kaki lawan
   Merebut bola adalah usaha untuk menguasai atau menghadang bola dari penguasaan lawan. Hal itu biasa dilakukan ketika pemain sedang berada dalam posisi bertahan.
Teknik merebut bola dapat dibedakan menjadi:
a). merebut bola dari posisi depan,
b). merebut bola dari posisi samping,
c). merebut bola sambil meluncur, dan
d). merebut bola dengan menggunakan bahu.

   Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pemain dalam merebut bola, yaitu:
a.     Konsentrasi dan pandangan selalu mengarah pada bola,
b.    saat menghadang bola, dibutuhkan ketenangan dan keseimbangan,
c.     dituntut ketepatan dalam merampas bola,
d.    ketika melakukan perebutan bola, tidak boleh melakukan pelanggaran

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar